icon mobile
Home / Bisnis / Sekilas Penjaminan / Cakupan Risiko

Cakupan Risiko

Sebagai organisasi yang menyediakan penjaminan risiko untuk proyek infrastruktur, PT PII membangun kerangka pengelolaan resiko yang komprehensif dengan mempertimbangkan risiko yang unik melekat pada proyek.

Cakupan dan Kapasitas Untuk Penjaminan

Cakupan Risiko

Ruang lingkup penjaminan PT PII adalah kewajiban finansial PJPK, sesuai perjanjian penjaminan kerjsama yang didasarkan pada alokasi risiko yang wajar. PT PII dapat menjamin berbagai kewajiban finansial PJPK yang telah dialokasikan kepadak PJPK sesuai perjanjian KPBU.

 

Contoh-contoh risiko yang dapat dijamin :

Lisensi izin dan persetujuan

Cakupan terhadap risiko akibat keterlambatan atau kegagalan dalam memberikan lisensi, izin atau persetujuan (leterlambatan yang berdampak negatif terhadap biaya konstruksi, biaya pendanaan dan dimulai perolehan pendapatan).

 

Keterlambatan/kegagalan Financial Close

Cakupan terhadap risiko keterlambatan atau kegagalan financial close yang diakibatkan tindakan/tidak bertindaknya PJPK (selain isu lahan dan isu perjanjian).

 

Perubahan regulasi dan perundangan

Cakupan terhadap kerugian sebagai dampak dari perubahan regulasi/perundangan yang berdampak negatif terhadap proyek, seperti peraturan pajak, struktur tarif, atau peraturan yang mempengaruhi spesifikasi teknis proyek dan menyebabkan perubahan biaya.

 

Kapasitas Penjaminan

Dalam menstruktur penjaminan, PT PII memiliki akses penjaminan dari :

1) Modal PT PII

2) Lembaga Pembangunan Multilateral seperti Bank Dunia atau institusi terkait lainnya

3) Pemerintah Indonesia, sebagai penjamin bersama